TribunKalteng/

Kabar Kalimantan

Kasus Gigitan Anjing Rabies Masih Terjadi, Kadiskes: Belum KLB

Terkait kasus gigitan hewan yang positif terinfeksi virus rabies, belum dapat ditingkatkan menjadi Kasus Luar Biasa (KLB).

Kasus Gigitan Anjing Rabies Masih Terjadi, Kadiskes: Belum KLB
tribunnews.com
Ilustrasi 

TRIBUNKALTENG.COM, KAYONG UTARA – Terkait kasus gigitan hewan yang positif terinfeksi virus rabies, belum dapat ditingkatkan menjadi Kasus Luar Biasa (KLB).

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Agus Rudi Suandi mengatakan untuk wilayah Kayong Utara belum ada korban gigitan hewan yang meninggal dunia, walaupun beberapa waktu lalu anjing yang menggigit warga di Kecamatan Teluk Batang positif terinfeksi virus rabies.

Hal tersebut disampaikan Agus Rudi Suandi saat menggelar rapat Koordinasi Pengendali dan Penanggulangan Rabies di Kabupaten Kayong Utara, Rabu (12/4) di Gedung Balai Praja Plt Dinas Kesehatan Agus Rudi Suandi

“Tidak bisa katakan Kayong Utara terjadi KLB karena tidak ada penderita yang meninggal. Jadi saya berbicara dalam koridor kesehatan untuk menyatakan KLB,”jelas Plt Dinas Kesehatan Agus Rudi Suandi.

Lanjut Agus, untuk mencegah kasus gigitan hewan ini, Dispangan mempunyai peran penting dalam menimalisir hewan, khususnya hewan jenis anjing yang beberapa kasus terjadi gigitan kepada manusia.

Lanjutnya, Dinas Kesehatan dalam hal pengobatan selalu siap menangani kasus gigitan sesuai SOP yang sudah ada, seperti pemberian vaksin Var, namun hal ini diakuinya tidaklah efektif bila hanya mengobati tanpa pencegahan.

“Untuk mengantisipasi ini sesungguhnya, Distanak juga berperan dalam hal ini (Rabies), karena kalau Dinas Kesehatan menyediakan beribu-ribu faksin Var. akan tetapi penyebab dari gigitan ini tidak kita atasi maka menjadi percuma vaksin itu, dalam hal ini kita berbicara bagaimana cara mengatasi, menanggulangi anjing-anjing yang mungkin menjadi penyebab,”harapnya.

Saat ini dikatakan Agus sangat jarang warga yang selamat jika sudah terinfeksi virus rabies, hampir keseluruhannya meninggal dunia.

Beruntung warga di Kecamatan Teluk Batang yang di gigit anjing tidak sampai terinfeksi virus rabies.

“Rabies ini sangat berbahaya, tidak ada orang yang hidup di gigit anjing rabies, kemudian itu terjadi secara positif. Makanya dalam hal ini kami sangat berhati-hati pada kasus gigitan ini. Alhamdulillah korban yang di gigit (Anjing) ini tidak menimbulkan gejala-gejala Rabies Positif, “tuturnya.

Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help