TribunKalteng/
Home »

News

» Jakarta

Kalteng Kita

Laris Manis! Produk Napi di Stan Kalteng Sudah Diserbu Sebelum Pameran Dibuka

Kalteng sendiri pada kesempatan itu antara lain menampilkan produk olahan WBP berupa keripik kelakai dan pisang, asesoris gantungan kunci dari getah

Laris Manis! Produk Napi di Stan Kalteng Sudah Diserbu Sebelum Pameran Dibuka
Istimewa
Petugas melayani pembeli produk olahan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pada pameran Produk Hasil Karya Narapidana Se-Indonesia di Jakarta. Kegiatan ini digelar 4-7 April 2017. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Kewalahan layani pembeli. Itulah yang dirasakan petugas pameran Produk Hasil Karya Narapidana Se-Indonesia di stan Divisi PAS Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalteng.

Betapa tidak, mereka sangat sibuk melayani para calon pembeli yang menyerbu stan pameran yang ditempatkan di lobi Kantor Kementerian Perindustrian Jalan Gatot Subroto Jakarta Pusat tersebut.

"Selain produknya unik, harganya juga menarik. Padahal pameran belum dibuka," ujar Humas Kemekum dan HAM Kalteng Pirhansyah, Rabu (5/4/2017).

Pameran hasil produk warga binaan pemasyarakatan (WBP) itu digelar 4-7 April 2017.

Kalteng sendiri pada kesempatan itu antara lain menampilkan produk olahan WBP berupa keripik kelakai dan pisang, asesoris gantungan kunci dari getah nyatu, dompet dan tas manik, hiasan gantungan kepala monyet dari batok kelapa.

Ada pula bingkai cermin dari batang pohon yang diukir WBP Lapas Pangkalanbun, habis terjual.

Daya tarik lain yang ditampilkan stan pameran Divisi PAS Kalteng yakni dengan adanya 2 petugas yang berpakaian adat Dayak. Sehingga banyak pengunjung memilih ntuk berfoto ria sebagai kenang-kenangan.

Ketua Tim Pameran Kepala Divisi Pemasyarakatan Anthonius M Ayorbaba, mengatakan ciri khas Dayak sengaja ditampilkan karena selain sebagai daya tarik pengunjung juga sekaligus untuk mempromosikan Kalteng pada sektor pariwisata selain industri. (*)

Penulis: Mustain Khaitami
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help