TribunKalteng/

Wakil Dekan III FKG Unair Ditahan karena Terbukti Melakukan Pedofil

IKS ditahan lantaran diduga melakukan pencabukan terhadap, JS, bocah laki-laki 16 tahun dan sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Wakil Dekan III FKG Unair Ditahan karena Terbukti Melakukan Pedofil
surya/fatkhul alamy
Tersangka IKS, Wakil Dekan III FKG Unair saat digelandang di Satreskrim Polrestabes Surabaya, Selasa (4/4/2017). 

TRIBUNKALTENG.COM, SURABAYA - Penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya sudah menahan IKS (46), Wakil Dekan III Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Unair sejak Minggu (2/4/2017) pukul 23.30 WIB.

IKS ditahan lantaran diduga melakukan pencabukan terhadap, JS, bocah laki-laki 16 tahun dan sudah ditetapkan sebagai tersangka.

"Setelah kami melakukan pemeriksaan, tersangka mengakui perbuatannya. Kami sudah resmi melakukan penahanan. Sejak Minggu malam," sebut AKBP Shinto Silitonga, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Selasa (4/4/2017).

Menurut Shinto, tersangka IKS melakukan tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur sesuai Pasal 82 UU Nomor 35 tahun 2014. Ancaman hukuman paling singkat 5 tahun.

Tersangka, lanjut Shinto melakukan perbuatan tidak senonoh di ruang sauna Cellebrity Fitnes lantai 4 Galaxy Mal Surabaya, Sabtu (1/4/2017) pukul 19.00 WIB - 20.00 WIB.

"Awalnya kedua ngobrol singkat dan selanjutnya pindah tempat," kata Shinto.

Saat korban duduk dengan mengenakan handuk, tiba-tiba pelaku membuka handuk korban yang menutupi tubuhnya. Aksi pencabulan pun dilakukan pria beranak dua anak ini.

"Korban sebenarnya sempat menghindar, tapi takut. Selanjutnya korban mandi shower room dan keluar," ucap Shinto.

Perbuatan pencabulan ini akhirnya terbongkar, tutur Shinto, setelah korban bercerita ke petugas resepsionis Celebrity Fitness.

Selanjutnya manajemen menelphone tersangka IKS yang sudah pulang. Tapi, tersangka IKS mau datang ke Celebrity dan mengakui sudah melakukan tindakan senonoh terhadap korban.

"Manajemen Celebrity Fitness akhirnya melaporkan peristiwa ini. Kami akhirnya mengamankan dan melakukan penyidikan," terang Shinto.

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help