Ekonomi dan Bisnis

IHSG Masih Berpotensi Lakukan Penguatan Meski Terbatas

Analis Binaartha Parama Sekuritas Reza Priyambada bilang, IHSG ditutup hijau meski sempat melemah pada perdagangan harian.

IHSG Masih Berpotensi Lakukan Penguatan Meski Terbatas
kompas.com
Pengunjung mengambil gambar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin 

TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,61% pada Jumat (24/3), ke level 5.567,13. Penguatan IHSG didorong capital inflow Rp 1,05 triliun.

Analis Binaartha Parama Sekuritas Reza Priyambada bilang, IHSG ditutup hijau meski sempat melemah pada perdagangan harian.

Mulai terbatasnya gerak indeks berbarengan aksi profit taking pelaku pasar.

"Makanya naik terbatas, karena memanfaatkan penguatan sebelumnya," kata Reza, Minggu (26/3/2017).

Aksi beli dari asing menjadi penahan volume jual.

Pada pekan ini Reza melihat indeks sudah membentuk hangingman candle yang mengindikasikan penguatan mulai terbatas.

Reza memprediksi IHSG masih bullish dengan rentang support 5.526-5.550 dan resistance 5.589-5.597.

Analis Asjaya Indosurya William Surya Wijaya menilai, IHSG akan cenderung naik ditunjang oleh capital inflow.

Kalaupun ada koreksi menjadi momentum untuk aksi beli.

"Mengingat kondisi ekonomi masih stabil," kata William.

William memprediksi, IHSG berpeluang naik dengan rentang pergerakan di support 5.476 dan resistance 5.603.

Saham pilihan William antara lain ADHI, PGAS, KLBF, PWON, MAIN, INDF, HMSP. Saham pilihan Reza adalah SRIL, INAF, TBLA, INTP WSKT. (*)

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved