TribunKalteng/

Kalteng Kita

Wagub Kalteng Pimpin Rapat Sampai Dinihari, Ternyata Ini yang Dibahas

Persoalan ini pula yang membuat sejumlah pejabat Kalteng, Kamis (16/3/2017) malam, menggelar rapat terbatas.

Wagub Kalteng Pimpin Rapat Sampai Dinihari, Ternyata Ini yang Dibahas
Istimewa
Wakil Gubernur Kalteng Habib Said Ismail 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Sengketa tata batas di sejumlah wilayah Kalteng dengan provinsi tetangga, berpotensi menimbulkan konflik. Bahkan sejak beberapa tahun dipersoalkan, hingga kini belum ada tanda-tanda segera selesai.

Persoalan ini pula yang membuat Wagup memanggil sejumlah pejabat Kalteng, Kamis (16/3/2017) malam, untuk menggelar rapat terbatas.

"Saya Jumat (17/3/2017) dinihari tadi, rapat baru selesai dan dirumuskan sejumlah langkah yang akan diambil," ujar Wakil Gubernur Kalteng Habib Said Ismail menjawab Tribunkalteng.com.

Persoalan yang batas wilayah yang menjadi pokok persoalan ini antara lain segmen tapal batas yang dipersoalkan berada di wilayah Barito Utara-Kutai Barat (Kaltim), Murungraya-Kutai Barat (Kaltim), dan Murungraya-Mahakam Ulu (Kaltim).

Apalagi sejak beberapa tahun terakhir, PT Bharinto Ekatama (BEK), sebuah perusahaan tambang batu bara, melakukan ekploitasi di daerah tersebut.

Sesuai Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) yang dimiliki PT BEK, di lahan sekitar 22 ribu hektare berada di wilayah Provinsi Kalimantan Timur yang diterbitkan Menteri Kehutanan pada tahun 2010 dan 2013.

Faktanya, 17 ribu hektare yang digarap masuk dalam kawasan hutan Kalteng dan hanya 4 ribu hektare berada di Kaltim.

Mengacu pada teknis batas antara Kalteng dengan Kaltim khususnya pada segmen Barito Utara-Kutai Barat, sebelumnya telah ada Keputusan Mendagri nomor 185.5-486 tanggal 25 Mei 1989 tentang Penegasan Garis Batas Wilayah kedua provinsi bertetangga tersebut.

"Terkait masalah ini, dalam waktu dekat gubernur akan mengirimkan surat kepada kepada Mendagri," ujar Habib Ismail yang juga Ketua Tim Penegasan Batas Daerah Kalteng. (*)

Penulis: Mustain Khaitami
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help