TribunKalteng/

Kabar Dunia

Di Negara Ini, Makam Hanya Dibatasi Hingga 15 Tahun, Setelah Itu Lihat Apa yang Dilakukan?

Direktur Pemakaman Singapura, Ang Jolie Mei menjelaskan, "Tanah yang diberikan bukan tanah yang dimiliki selamanya".

Di Negara Ini, Makam Hanya Dibatasi Hingga 15 Tahun, Setelah Itu Lihat Apa yang Dilakukan?
Pemakaman di Singapura 

TRIBUNKALTENG.COM - Singapura merupakan negara Asia yang terbilang maju. Bangunan bertingkat jadi ciri negara dengan simbol singa ini.

Meski terbilang maju, Singapura memiliki kesulitan dengan lahan negaranya yang sempit.

Dari total populasi penduduk 5,75 juta orang, dirata-ratakan 8,4 orang tinggal di area dengan seluas satu meter.

Mahalnya harga tanah ini juga berdampak pada area pemakaman.

Dilansir worldofbuzz dari history cahnnel's, yang dilakukan pemerintah Singapura sangat mengejutkan.

Dalam film dokumenter berjudl 'Hal yang Anda Tidak Tahu Tentang Singapura, dijelaskan tentang nasib orang yang meninggal dunia.

Mayat di Singapura hanya bisa tinggal di makamnya selama 15 tahun.

Usai 15, mayat akan digali untuk dikremasi.

Diperparah lagi, makam yang menerima penguburan hanya makam Choa Chu Kang.

Sementara area pemakaman lain hanya menerima untuk kremasi, alias tidak ada penguburan.

Halaman
12
Penulis: Restudia
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help