TribunKalteng/

Kalteng Kita

Angkat Isu Jilbab, Mahasiswi IAIN Palangkaraya Ini Diminta Presentasi Karya Ilmiahnya ke Seoul

Ranny akan menyampaikan karya ilmiah berjudul Indonesian Young People's Perspectives on Hijab Issues in Today's World.

Angkat Isu Jilbab, Mahasiswi IAIN Palangkaraya Ini Diminta Presentasi Karya Ilmiahnya ke Seoul
Istimewa
Ranny mahasiswi IAIN Palangkaraya 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Setelah sebelumnya dari Fakultas Syariah, mahasiswi IAIN Palangkaraya kembali mendapat undangan kehormatan dari perguruan tinggi di luar negeri.

Kali ini, Ranny, mahasiswi Program Studi Tadris (Pendidikan) Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) terpilih untuk sebuah ajang bertaraf internasional.

Mahasiswi yang duduk di semester 6 ini diundang untuk mempresentasikan karya ilmiah pada International Symposium of Student Changemakers Summit 2017 di Seoul, Korea Selatan.

Baca: Kirim Mahasiswa ke Malaysia, IAIN Palangkaraya-UUM Perkuat Riset Kolaborasi

Baca: Kereen! Mahasiswi IAIN Palangka Jadi Pembicara di Konferensi Internasional Belanda

"Ini artikel tugas matakuliah saya. Saya sangat terkejut ketika mendapat email yang menyatakan bahwa artikel saya terpilih dan saya mempresentasikannya di Korea Selatan," ujar Ranny kepada Tribunkalteng.com, Jumat (17/3/2017).

Ranny akan menyampaikan karya ilmiah berjudul Indonesian Young People's Perspectives on Hijab Issues in Today's World

Kegiatan itu sendiri merupakan sebuah forum internasional yang mempertemukan puluhan mahasiswa pelajar dari berbagai penjuru dunia yang dijadwalkan digelar 19-23 Mei 2017.

Mahasiswi asal Kabupaten Kapuas ini memang dikenal aktif dalam kegiatan organisasi Student Research Club (SRC), sebuah unit kegiatan mahasiswa di IAIN Palangkaraya yang fokus pada pengembangan kemampuan karya ilmiah dan riset bagi mahasiswa.

Rektor IAIN Palangkaraya Ibnu Elmi AS Pelu yang dihubungi terpisah, menyatakan kebanggaannya atas kepercayaan pihak panitia yang mengundang Ranny.

"Secara perlahan visi dan misi kami menuju universitas terdepan, unggul, dan berkarakter dapat tercapai karena kami fokus pada kualitas proses dan output. Saat ini semakin banyak mahasiswa berani bersaing di tingkat nasional dan internasional untuk meraih prestasi karena mereka yakin mampu dan percaya diri. Ini juga membuktikan semakin baiknya mutu tata kelola masing masing program studi dan fakultas," kata Ibnu Elmi. (*)

Penulis: Mustain Khaitami
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help