Kabar Kalimantan

Heboh di Medsos Soal Penculik Anak, Enam Diamankan, Ternyata . . .

Sedangkan satu orang lagi berada di dalam mobil truk yang mereka tumpangi, sempat kabur namun berhasil diamankan.

Heboh di Medsos Soal Penculik Anak, Enam Diamankan, Ternyata . . .
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Foto-foto yang beredar di Medsos terkait dengan diamankannya enam orang diduga penculik anak di Desa Senakin, Kecamatan Sengah Temila pada Kamis (16/3/2017). 

TRIBUNKALTENG.COM, LANDAK - Sebanyak enam orang yang diduga pelaku penculik anak berhasil diamankan oleh warga dan di bawa ke pihak kepolisian di Desa Senakin, Kecamatan Sengah Temila pada Kamis (16/3/2017) pagi.

Informasi penangkapan tersebut juga beredar heboh di Medsos baik itu BBM mau pun WA.

"Rupanya pencurian anak itu benar, aku kira bohong. Hajar jak mereka tu, biar tau rasa," tulis Angel satu diantara pengguna BBM disertai DP BBM foto enam orang tersebut. 

Selain itu, di dalam group WA juga diinformasikan "Telah diamankan enam orang di Pos Lantas di Desa Senakin. Yakni enam orang yang diduga sebagai pelaku penculikan anak, dan sekarang masih proses evakuasi" tulis anggota group WA Suara Landak. 

Sebelumnya, banyak beredar beberapa hari ini BC-BC via BBM dan WA yang menginformasikan bahwa berhati-hati dengan orang yang tidak dikenal termasuk orang gila yang berkeliaran. Karena diduga itu adalah modus para penculik anak.

Sehingga BC-BC yang beredar di masyarakat Landak itu cukup meresahkan warga. Namun hingga saat ini, masih belum ada konfirmasi resmi dari pihak kepolisian, baik mengenai kebenaran BC yang beredar tersebut atau pun informasi tentang enam orang yang diamankan tersebut.

Penjelasan Kapolres

Kapolres Landak AKBP Wawan Kristyanto menegaskan, terkait dengan tujuh orang (awalnya enam) yang berhasil diamanakan oleh warga Senakin dan diisukan penculik anak sebenarnya adalah penjual kasur.

Saat ini ke tujuh orang tersebut sudah diamankan di Polres Landak.

penculik
Foto-foto yang beredar di Medsos terkait dengan diamankannya tujuh orang diduga penculik anak di Desa Senakin, Kecamatan Sengah Temila pada Kamis (16/3/2017). (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA)

"Mereka bukan penculik anak, mereka hanya berjualan kasur dan tilam. Saat ini sedang ditanggani oleh anggota Polres," ujar Wawan via telepon yang masih berada di Polsek Meranti.

Berdasarkan informasi yang diterima, warga Desa Senakin awalnya heboh dengan mengamankan enam orang yang berjualan kasur pagi-pagi. Sedangkan satu orang lagi berada di dalam mobil truk yang mereka tumpangi, sempat kabur namun berhasil diamankan.

Penangkapan dan pengamanan yang dilakukan warga tersebut, terkait dengan isu adanya penculikan anak.

"Jadi isu penculikan anak itu tidak benar, informasi yang beredar baik di Medsos tentang adanya penculikan anak itu tidak ada," tegas Wawan. (Tribun Pontianak/Alfon Pardosi)

Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help