Juventus Takut dengan Pemain FC Porto Ini

Juventus jelas berada di atas angin setelah pada leg pertama memukul Porto 2-0 di Stadion Dragao (23/2) lalu lewat gol Mario Pjaca

Juventus Takut dengan Pemain FC Porto Ini
uefa.com
Selebrasi pemain FC Porto setelah mencetak gol ke gawang AS Roma. 

TRIBUNKALTENG.COM - Ada satu pemain FC Porto yang berpotensi merusak pesta Juventus di Stadion Juventus pada leg kedua 16 besar Liga Champions, Rabu (15/3) dini hari. Tak lain, pemain tersebut adalah si bintang meteor asal Brasil, Francisco "Tiquinho" Soares.

Juventus jelas berada di atas angin setelah pada leg pertama memukul Porto 2-0 di Stadion Dragao (23/2) lalu lewat gol Mario Pjaca, dan Daniel Alves menit 72 dan 74. Tapi patut diingat, saat itu Porto hanya berkekuatan sepuluh pemain setelah Alex Telles diusir menit ke-27.

Sepanjang sejarah babak knockout Piala antarklub Eropa digelar 1992 lalu, belum pernah ada tim yang tertinggal 0-2 di kandang, bisa memukul balik saat tandang, dan lolos ke babak selanjutnya.

Hanya ada dua klub yang bisa membalikkan keadaan setelah tertinggal 0-1 di kandang dalam 25 tahun terakhir. Klub tersebut adalah Ajax Amsterdam kontra Panathinaikos pada semifinal 1995/96, dan Inter Milan kontra Bayern Muenchen pada 16 besar 2010/11.

Selain itu, jangan lupa pula, La Vecchia Signora, julukan Juve, sangat perkasa di kandang.  Di pentas Serie A, mereka  tak pernah kalah di kandang sejak ditekuk Udinese 0-1 Agustus 2015.  Bianconeri tak terkalahkan dari 45 laga kandang di liga domestik. Di Liga Eropa, mereak juga tak terkalahkan dalam 20 laga kandang. Terakhir tumbang di tangan Bayern Muenchen 0-2 pada Liga Champions April 2013.

Namun Porto punya Tiquinho. Bomber 26 tahun ini bisa disebuat sebagai pemain ajaib yang meroket di bawah bimbingan pelatih Porto, Nuno Santo.

Ia baru bergabung pada transfer musim dingin lalu dari klub Portugal, Vitorio Guimaraes.

Debutnya untuk Porto pada 5 Februari lalu, ia langsung memborong dua gol saat Porto menekuk Sporting CP 2-1. Setelah itu, ia terus mencetak gol dalam tujuh laga terakhirnya. Perkecualian saat Porto ditekuk Juventus 0-2. Total, dari tujuh laga, ia sudah menyumbangkan sembilan gol!

Dua bulan lalu, pelatih timnas Brasil, Tite dan para stafnya sama sekali belum pernah mendengar nama Tiquinho. Tapi kini, kabarnya mereka mulai melirik aksinya, terlebih setelah penyerang Manchester City, Gabriel Jesus cedera.

Usai ditekuk Juventus di leg pertama lalu, Tiquinho dan rekan-rekannya mengamuk. Tiga laga terakhir mereka clean shet dengan mengemas 12 gol, termasuk kemenangan 7-0 atas Nacional. Tiquinho sendiri menjaringkan lima gol dari tiga laga tersebut. Ia seperti melakukan pemanasan sebelum merusak pesta Juve di Turin dini hari nanti.

Ancaman Tiquinho disadari betul oleh bek Juventus asal Brasil, Dani Alves. Ia menyebut para bomber Porto memang punya potensi membahayakan. "Tapi kami adalah Juventus. Kami  menikmati tekanan dari lawan. Semakin kami ditekan, semakin kami akan balik menekan lawan," ujarnya di situs klub.

Alves yakin, timnnya akan melenggang ke perempatfinal, dan terus melaju ke final untuk meraih trofi. Kemenangan 2-1 atas AC Milan di laga terakhir menguatkan keyakinannya.

"Tak ada waktu untuk istirahat setelah mengalahkan Milan. Dan terus terang, kami tak ingin istirahat. Kami ingin terus melaju, dan menang," ujarnya menandaskan.

Editor: Halmien
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help