Kabar Kalimantan

Konsumen Tuntut Dealer di Polresta Samarinda Gara-gara Pelat, STNK dan BPKB Tak Kunjung Diterima

Ratusan konsumen Honda Semoga Jaya mendatangi Polresta Samarinda guna menghadiri mediasi antara konsumen dan pihak Honda Semoga Jaya oleh kepolisian.

Konsumen Tuntut Dealer di Polresta Samarinda Gara-gara Pelat, STNK dan BPKB Tak Kunjung Diterima
TRIBUN KALTIM/CHRISTOPER DESMAWANGGA
Konsumen Honda Semoga Jaya memadati depan aula Polresta Samarinda, menunggu hasil mediasi antara dealer dengan konsumen, Senin (6/3/2017). 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMARINDA - Ratusan konsumen Honda Semoga Jaya mendatangi Polresta Samarinda guna menghadiri mediasi antara konsumen dan pihak Honda Semoga Jaya oleh kepolisian.

Tidak semua konsumen ikut dalam mediasi di aula Polresta Samarinda, sedangkan konsumen lainnya tampak memenuhi halaman belakang, duduk di tangga lantai dua, dan berkumpul di depan aula.

Konsumen Honda Semoga Jaya merasa dirugikan, pasalnya hingga saat ini pelat kendaraan, STNK serta BPKB tak kunjung diberikan oleh dealer, sehingga tidak bisa menggunakan kendaraan di perkotaan, karena takut ditilang.

Padahal, konsumen telah membayar ke dealer sejumlah uang guna keperluan mengurus surat kelengkapan kendaraan, termasuk melunasi kendaraan itu sendiri.

"Saya sejak April tahun lalu saat itu saya beli cash, dan dijanjikan empat bulan seluruh kelengkapan kendaraan diberikan, tapi hingga saat ini belum juga diberikan. Alasan mereka semua masih proses pengurusan," ungkap Herman (30), warga Loa Bakung, Senin (6/3/2017).

Supriono (35), konsumen lainnya, mengatakan dari informasi yang ia terima belum diterimanya pelat, STNK dan BPKB karena pihak Honda Semoga Jaya belum juga membayarkan biaya administrasi ke Samsat.

"Kami tidak tahu kenapa belum dibayar, padalah konsumen sudah membayar untuk urus keperluan surat kelengkapan," ucap warga Palaran tersebut.

Penanggung jawab Honda Semoga Jaya, Suryadi, yang hadir dalam mediasi tersebut enggan memberikan keterangan kepada media mengenai permasalahan dan hasil mediasi tersebut.

"Silakan tanya kepada perwakilan yang ikut mediasi tadi," ungkap Suryadi singkat. (Tribun Kaltim/Christoper Desmawangga)

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help