TribunKalteng/

Kalteng Kita

27 Siswanya Diboyong ke Kantor BNNP Kalteng, Ini Penjelasan Kepsek GUPPI Palangkaraya

Menurut dia, ruang kelas dan sekolahnya kerap dimasuki para pemuda yang kemudian memanfaatkan lokasi tersebut untuk pesta miras dan mabuk obat-obatan.

27 Siswanya Diboyong ke Kantor BNNP Kalteng, Ini Penjelasan Kepsek GUPPI Palangkaraya
tribunkalteng.com/faturahman
Sebanyak 27 SLTP di Palangkaraya ini diamankan BNN karena diduga mengonsumsi obat zenith, miras dan ngelem. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Kepala Sekolah Gerakan Usaha Pembaharuan Pendidikan Islam (GUPPI) Palangkaraya, Suharni, Rabu (1/3) menjelaskan sebanyak 27 orang siswa dan siswinya yang di boyong ke Kantor BNNP Kalteng, bukan ditangkap saat mengonsumsi zenith, maupun sedang ngelem dan merokok.

Keterangan Kepsek, saat diamankan petugas BNN tidak sedang melakukan pesta zenith miras, ngelem atau merokok tetapi memang dilaporkan guru karena banyak bekas bungkus obat zenith dan botol miras di salah satu ruang kelas yang dibobol.

"Saat itu memang guru kami melapor adanya bekas-bekas pembungkus obat zenith, bekas botol miras diduga dipakai oleh pihak tertentu, sehingga melapor ke BNN untuk membantu, tapi itu bukan siswa kami yang melakukannya," ujar kepsek.

Menurut dia, ruang kelas dan sekolahnya kerap dimasuki para pemuda yang kemudian memanfaatkan lokasi tersebut untuk pesta miras dan mabuk obat-obatan.

"Jadi itu bukan siswa kami yang melakukannya." ujarnya. (*)

Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help