Kabar Kalsel

Komentar KPU dan Panwaslu Soal Penggunaan Media Sosial Pasangan Calon

Adapun Ketua Panwas Batola, Ahdi Hanafiah menambahkan akun yang paling diawasi adalah akun paslon yang terdaftar di KPU.

Komentar KPU dan Panwaslu Soal Penggunaan Media Sosial Pasangan Calon
net

TRIBUNKALTENG.COM, MARABAHAN - Pemanfataan media sosial bagi para calon di kontestasi pemilihan bupati dan wakil bupati 2017 tidak terlepas dari pengawasan penyelenggara pemilu yakni KPU maupun Panwas kabupaten.

Menurut Komisioner KPU Batola, Khairiadi Asa, untuk penggunaan media sosial bagi pasangan calon dipantau hanya yang didaftarkan di KPU.

"Ya, sehari sebelum kampanye harus didaftar ke KPU. Maksimal tiga akun. Untuk pengawasan konten panwas yang berwenang. Rata-rata semua calon, baik bupati mapun wakilnya sudah punya akun. Terutama facebook. Selama ini belum ada temuan ada pelanggaran di medsos. Entah terakhir ini dari panwas. dan penggunaan media sosial ini (tetap mengacu pd pkpu 7/2015)," papar Kairiadi Asa.

Adapun Ketua Panwas Batola, Ahdi Hanafiah menambahkan akun yang paling diawasi adalah akun paslon yang terdaftar di KPU.

"Selain itu, akun tim sukses itu hak mereka. Namun ada hal yang tidak perkenankan meski itu akun tim sukses, di antaranya, kampanye hitam, berbau sara, memojokkan salah satu pasangan calon," kata dia. (*)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help