Ekonomi dan Bisnis

IHSG Diperkirakan Menguat, Perhatikan Saham Ini

Sebelumnya pada Kamis (2/2/2017), IHSG ditutup di level 5.353,71 atau menguat 0,50 persen terhadap level penutupan sebelumnya.

IHSG Diperkirakan Menguat, Perhatikan Saham Ini
kcm

TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat (3/2/2017) diperkirakan akan bergerak menguat di kisaran 5.340-5.381.

"Saham-saham yang dapat diperhatikan antara lain ANTM, ASRI, BJBR, LPPF, dan LSIP," tulis Bahana Securities melalui keterangan tertulis, Jumat.

Sebelumnya pada Kamis (2/2/2017),  IHSG ditutup di level 5.353,71 atau menguat 0,50 persen terhadap level penutupan sebelumnya.

Sebagai catatan, IHSG telah menguat 1,13 persen sejak awal bulan, dan menguat 1,08 persen sejak awal tahun.

Pada perdagangan Kamis, sebanyak 192 saham mengalami kenaikan, 144 saham mengalami penurunan, 10 saham tidak mengalami perubahan, dan 230 saham tidak mengalami perdagangan.

Aksi beli investor domestik pada saham pertambangan dan aksi beli investor asing pada saham perbankan membuat IHSG berakhir seluruh sektor mengalami kenaikan. 

"Lima saham dengan kapitalisasi besar yang menjadi motor pergerakan IHSG antara lain SMGR (+3,05 persen), CPIN (+2,22 persen), UNTR (+1,35 persen), INTP (+1,31 persen), dan BBNI (+1,26 persen)," tulis Bahana.

Investor asing tercatat melakukan aksi beli bersih sebesar Rp 131,8 miliar di pasar reguler. Sehingga sejak awal bulan tercatat net buy Rp 125,3 miliar, namun sejak awal tahun masih tercatat net sell Rp 1,1 triliun.

"Lima saham yang banyak dibeli asing di pasar reguler yaitu BBNI (Rp 215,0 miliar), BMRI (Rp 78,5 miliar), BBRI (Rp 69,9 miliar), UNTR (Rp 54,5 miliar), serta INCO (Rp 46,4 miliar)," lanjut Bahana.

Nilai tukar rupiah kemarin ditutup pada level 13.340 per dollar AS atau menguat 0,21 persen terhadap penutupan sebelumnya. Dalam sebulan rupiah turun 0,09 persen, dan sejak awal tahun terkoreksi 0,99 persen. (KOMPAS.com)

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved