Home »

Sport

» Basket

Mata Kiri Pemain Basket ini Copot Akibat Benturan Keras, ''Saya Masih Bisa Melihat''

Pemain asal AS ini terjatuh akibat benturan dan harus menahan bola matanya yang meloncat, sebelum mendapat bantuan dari rekan-rekan timnya.

Mata Kiri Pemain Basket ini Copot Akibat Benturan Keras, ''Saya Masih Bisa Melihat''
kompas.com
Akil Mitchell sebelum terjadinya inside 

TRIBUNKALTENG.COM, WELLINGTON - Seorang pemain klub bolabasket Liga Selandia Baru terancam hampir kehilangan masa depan karirnya setelah mata kirinya copot akibat benturan dengan lawannya.

Akil Mitchell, pemain asal klub Breakers mengalami cedera mata kiri dalam lanjutan liga, Jumat (27/1/2017). Akibat benturan keras tersebut bola mata Mitchell lepas dan bergantung pada bagian luar kelompak matanya.

"Saya masih dapat melihat dengan mata itu. Namun mengerikan sekali, karena yang saya lihat adalah sisi kiri wajah saya," kata Mitchell.

Pemain asal AS ini terjatuh akibat benturan dan harus menahan bola matanya yang meloncat, sebelum mendapat bantuan dari rekan-rekan timnya. "Saya dapat merasakan bola mata saya dengan menggenggam dengan tangan saya," lanjutnya.

Ia mengaku merasakan sakit yang luar biasa pada bola matanya. Yang menakutkan ia tidak dapat melindungi bola mata tersebut dengan berkedip. "Begitu masuk ambulans, petugas langsung menyuntikkan penghilang rasa sakit dan memberi cairan pada bola mata saya, sebelum memasukkannya kembali ke rongga mata," kata Mitchell.

"Sangat menyenangkan dapat berkedip kembali."

Pemain asal Karolina Utara ini bersyukur karena kini dalam proses pemulihan. Ia berencana melanjutkan karirnya dengan selalu mengenakan kacamata pelindung. "Saya bersyukur dapat segera pulih. Dokter mengatakan saya dapat segara bertanding lagi."

Manajer umum Breakers mengaku kesembuhan Mitchell seperti sebuah mukjizat. Sementara para rekan setimnya saat membawa Mitchell ke rumah sakit khawatir kondisi rekan mereka akan memburuk.

Gambar Mitchell dengan kondisi terjatuh dengan bola mata keluar sudah menjadi viral. Namun tak layak untuk ditampilkan di sini.

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help