MotoGP

Jokowi Minta Evaluasi Penyelenggaraan MotoGP, Ini Alasannya

Puan melanjutkan, Presiden meminta Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk membuat petunjuk pelaksanaan MotoGP.

Jokowi Minta Evaluasi Penyelenggaraan MotoGP, Ini Alasannya
Aditya Maulana, KompasOtomotif
Direktur Sirkuit Sentul, Tinton Soeprapto dan Anggota Dewan Pertimbangan (Wantimpres) Presiden Suharso Monoarfa, menunjukan desain sirkuit Sentul yang baru. 

TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo meminta penyelenggaraan MotoGP di Indonesia pada 2017 dipersiapkan secara matang.

Karena itu, Jokowi meminta dilakukan evaluasi pada rencana penyelenggaraannya.

"Pada rapat hari ini Presiden memutuskan bahwa harus dikaji dulu, apakah kemudian Indonesia memang benar-benar siap melaksanakan MotoGP 2017," kata Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani, di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (11/1/2016).

Puan melanjutkan, Presiden meminta Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk membuat petunjuk pelaksanaan MotoGP.

"Apakah memang kita siap atau apa yang harus kita lakukan ke depannya, (buat petunjuk pelaksanaan) selambat-lambatnya dua minggu," ucap Puan.

Di lokasi yang sama, Menpora Imam Nahrowi mengatakan, arahan untuk mengevaluasi penyelenggaraan MotoGP muncul berkaitan dengan rencana merenovasi Sirkuit Sentul.

Pemerintah ingin memastikan renovasi sirkuit Sentul tidak menimbulkan masalah jika dilakukan dengan APBN.

Renovasi Sentul, kata Imam, akan meliputi renovasi sirkuir, gerbang keluar tol, hotel, dan tribun penonton.

"Jadi tadi sedang dibahas, makanya Menkeu minta waktu beberapa hari," ujar Imam.

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help