Tabrakan Kereta Api Maut di Klaten
Tabrakan maut antara truk dan kereta api terjadi di perlintasan kereta api Desa
Menurut saksi mata, Sularno, saat truk pengangkut batu bata merah akan melintas perintasan kereta, tiba tiba dari arah barat melaju kereta Argo Lawu dengan kecepatan tinggi. Palang pintu perlintasan pun tidak tertutup.
"Saat itu sopir truk tidak menyadari kalau ada kereta yang akan melintas karena palang pintunya belum tertutup. Truk terpental dan terseret belasan meter dan sampai bak truk terpisah dari kepala truk hingga masuk ke area persawahan," kata Sularno.
Kondisi kepala truk dengan nomor polisi AD 1371 SM rusak parah. Begitu juga dengan batu bata merah berserakan di perlintasan dan sebagian tersebar di persawahan. Beruntung bagi delapan orang penumpang di bak truk berhasl melompat dari truk dan selamat dari tabrakan maut.
Rencananya, truk akan mengantar pesanan batu bata merah untuk membangun rumah. Pihak kepolisian telah mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Suryadi Tirtonegoro, dan menyelidiki tabrakan yang diduga kuat karena kelalaian petugas penjaga perlintasan yang terlambat menutup palang pintu. Terkait hal itu, polisi juga mengamankan penjaga pala