Pembangunan Politeknik Terkendala Lahan

Pembangunan kampus politeknik di kawasan Desa Danau Usung, Kecamatan Murung, Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah,

TRIBUNKALTENG.COM, PURUK CAHU - Pembangunan kampus politeknik di kawasan Desa Danau Usung, Kecamatan Murung, Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah, terkendala kepemilikan lahan.

"Lahan untuk lokasi pembangunan kampus politeknik itu masih terkendala karena terjadi sengketa kepemilikan lahan warga setempat," kata Wakil Bupati Murung Raya, Nuryakin di Puruk Cahu, Selasa (18/10/2011).

Menurut Nuryakin, padahal pemerintah Kabupaten Murung Raya merencanakan mulai 2011 akan membangun kampus perguruan tinggi yang letaknya berada di depan kantor Kejaksaan negeri Puruk Cahu itu.

Politeknik di kabupaten paling utara Kalteng itu, kata dia, rencananya membuka bidang studi sesuai kebutuhan daerah setempat yakni pertambangan, kesehatan dan pertanian.

"Kita harapkan masalah sengketa kepemilikan lahan tersebut segera diatasi pihak terkait sehingga pembangunan kampus politeknik segera terealisasi," katanya.

Sementara Kepala Desa Danau Usung Kecamatan Murung, Sahidin kepada wartawan mengatakan, pihaknya masih menunggu perkembangan sengketa kepemilikan lahan yakni pemilik tanah yang sebenarnya.

"Sengketa lahan ini karena tanah yang akan dibangun perguruan tinggi itu telah banyak diklaim sejumlah warga sebagai pemiliknya," kata dia.

Sahidin mengatakan, sengketa lahan itu terjadi karena pemiliknya mengklaim memiliki surat kepemilikan tanah dalam bentuk surat pernyataan (SP) atas nama Buta, sedangkan pemilik lainnya yaitu kelompok Sinar dan H Nurjidin memiliki sertifikat yang dibuat tahun 1988.

"Semua pemilik lahan akan dipertemukan, kemudian surat-surat yang dimiliki oleh kedua pihak akan diperiksa siapa pemilik yang sah," ujarnya.

Editor: admin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved