• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 23 Oktober 2014
Tribun Kalteng

Siswi SMP Gantung Diri, Anak Pendiam dan Pintar

Sabtu, 17 September 2011 07:43 WIB
Siswi SMP Gantung Diri, Anak Pendiam dan Pintar
web
gantung diri
TRIBUNKALTENG.COM, SINGKAWANG - Kepergian Po Chian, siswa SMPN 20 Singkawang yang gantung diri, membuat kedua orangtuanya terpukul. Saat Tribun datang ke lokasi kejadian, Fa Nyin Ku dan istrinya, Mo Chie, terlihat sedang menangis. Sesekali mereka berbicara dengan anggota keluarganya yang lain, sambil terus terisak.

Fa Nyin Ku mengaku sama sekali tidak mengira anaknya akan pergi selama-lamanya dalam usia yang masih sangat belia. Apalagi dengan cara gantung diri.

"Tadi malam dia masih tertawa-tawa. Dia lalu naik ke atas. Tidak sampai satu jam, kemudian dia ditemukan sudah seperti itu," tuturnya.

Fa Nyin Ku mengatakan, Po Chian merupakan anak yang berbakti. Setiap hari dia membantu orangtuanya berkebun. Po Chian belajar di SMPN 20 Singkawang pada siang hari. Pagi harinya, dia selalu membantu aktivitas orangtuanya.

Terhadap jenjang pendidikan Po Chian, Fa Nyin Ku mengatakan tidak berharap muluk-muluk kepada anak ketujuhnya itu. "Saya tidak tahu cita-citanya menjadi apa. Bagi saya, dia bisa lulus SMP pun sudah beryukur," katanya.

Fa Nyin Ku tidak dapat menduga apa yang melatarbelakangi Po Chian nekat menghabisi nyawanya sendiri. "Setahu saya dia tidak punya masalah. Dia tidak pernah cerita apa-apa kepada saya," ungkapnya.

Senada dengan ayahnya, Su Mie sama sekali tidak bisa menduga mengapa adiknya bunuh diri. "Saya susah periksa handphone dan buku-bukunya, tidak ada yang mencurigakan. Tidak ada juga perilakunya yang berubah," katanya.

Kepala SMPN 20 Singkawang, Asep Wahyudin, juga penasaran apa yang melatarbelakangi aksi bunuh diri Po Chiani. Dia kemudian mencoba merekam jejak siswanya itu, melalui guru dan teman dekat Po Chian.

Hasilnya, Asep tetap tidak menemukan kejanggalan pada diri Po Chian. "Po Chian itu anak yang pintar. Di sekolah dia dikenal sebagai anak pendiam. Tidak ada yang mengetahui apa masalahnya sampai dia bunuh diri," ungkap Asep.

Sahabat dekat Po Chian, Budi (15), juga tidak melihat tanda- tanda keanehan pada diri temannya itu. Budi adalah juga siswa SMPN 20 Singkawang, namun berlainan kelas dengan Po Chian. Selain di sekolah, Budi juga bergaul dengan Po Chian di luar sekolah.

Budi terakhir kali bertemu dengan Po Chian pada hari Kamis (15/9) saat keduanya berada di sekolah. Di hari terakhir hidupnya itu, Budi mengatakan Po Chian juga tidak menunjukkan kejanggalan. "Dia tidak punya masalah apa-apa," katanya.

Menurut Budi, Po Chian adalah teman yang baik. Po Chian sering mentraktirnya makan di kantin sekolah. "Uang jajannya banyak. Biasanya dia bawa uang sampai Rp 50 ribu. Saya sering ditraktirnya makan nasi di kantin sekolah," ungkapnya.

Kapolsek: Siswi SMP Murni Bunuh Diri
TRIBUNKALTENG.COM, SINGKAWANG - Kapolsek Singkawang Timur, AKP Sunarno, memastikan Po Chian adalah murni korban bunuh diri. Kesimpulan itu diambil setelah kepolisian melakukan penyelidikan di TKP dan meminta keterangan dari orang-orang terdekat korban.

Menurut Kapolsek, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dari tubuh korban. Apalagi korban ditemukan meninggal dunia, hanya puluhan menit setelah berkumpul bersama keluarganya. "Di tubuhnya hanya ditemukan bekas jeratan di bagian leher," ujarnya.

Dari TKP, polisi mengamankan sprei dan bangku plastik yang menjadi alat Po Chian melakukan bunuh diri. "Tidak ada bercak darah. Saat ditemukan, badannya juga masih hangat. Itu menandakan dia memang baru saja meninggal dunia," ungkap Sunarno.

Meski telah memastikan Po Chian sebagai korban bunuh diri, namun Kapolsek juga mengaku penasaran apa yang melatarbelakanginya. "Anak ini perjalanan hidupnya mulus. Ini yang membuat kita jadi tanda tanya," tuturnya.

Kapolsek meyakinkan, setiap kasus bunuh diri pasti ada masalah yang melatarbelakanginya. Inilah yang masih terus dicari oleh pihak kepolisian. "Tidak mungkin dia tiba-tiba bunuh diri. Pasti ada sebabnya. Inilah yang masih terus kita gali," tandasnya. (ari)
Editor: didik_trio
Sumber: Tribunnews
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
5327 articles 39 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas