Siswi SMP Gantung Diri, Anak Pendiam dan Pintar

Kepergian Po Chian, siswa SMPN 20 Singkawang yang gantung diri, membuat kedua orangtuanya

Siswi SMP Gantung Diri, Anak Pendiam dan Pintar
web
gantung diri

Fa Nyin Ku mengaku sama sekali tidak mengira anaknya akan pergi selama-lamanya dalam usia yang masih sangat belia. Apalagi dengan cara gantung diri.

"Tadi malam dia masih tertawa-tawa. Dia lalu naik ke atas. Tidak sampai satu jam, kemudian dia ditemukan sudah seperti itu," tuturnya.

Fa Nyin Ku mengatakan, Po Chian merupakan anak yang berbakti. Setiap hari dia membantu orangtuanya berkebun. Po Chian belajar di SMPN 20 Singkawang pada siang hari. Pagi harinya, dia selalu membantu aktivitas orangtuanya.

Terhadap jenjang pendidikan Po Chian, Fa Nyin Ku mengatakan tidak berharap muluk-muluk kepada anak ketujuhnya itu. "Saya tidak tahu cita-citanya menjadi apa. Bagi saya, dia bisa lulus SMP pun sudah beryukur," katanya.

Fa Nyin Ku tidak dapat menduga apa yang melatarbelakangi Po Chian nekat menghabisi nyawanya sendiri. "Setahu saya dia tidak punya masalah. Dia tidak pernah cerita apa-apa kepada saya," ungkapnya.

Senada dengan ayahnya, Su Mie sama sekali tidak bisa menduga mengapa adiknya bunuh diri. "Saya susah periksa handphone dan buku-bukunya, tidak ada yang mencurigakan. Tidak ada juga perilakunya yang berubah," katanya.

Kepala SMPN 20 Singkawang, Asep Wahyudin, juga penasaran apa yang melatarbelakangi aksi bunuh diri Po Chiani. Dia kemudian mencoba merekam jejak siswanya itu, melalui guru dan teman dekat Po Chian.

Hasilnya, Asep tetap tidak menemukan kejanggalan pada diri Po Chian. "Po Chian itu anak yang pintar. Di sekolah dia dikenal sebagai anak pendiam. Tidak ada yang mengetahui apa masalahnya sampai dia bunuh diri," ungkap Asep.

Sahabat dekat Po Chian, Budi (15), juga tidak melihat tanda- tanda keanehan pada diri temannya itu. Budi adalah juga siswa SMPN 20 Singkawang, namun berlainan kelas dengan Po Chian. Selain di sekolah, Budi juga bergaul dengan Po Chian di luar sekolah.

Budi terakhir kali bertemu dengan Po Chian pada hari Kamis (15/9) saat keduanya berada di sekolah. Di hari terakhir hidupnya itu, Budi mengatakan Po Chian juga tidak menunjukkan kejanggalan. "Dia tidak punya masalah apa-apa," katanya.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Didik Trio
Sumber: Tribunnews
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help