Semua Pembakar Lahan di Palangkaraya Ilegal

Perda No 3/2007 tentang pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan Lahan Kalteng

Semua Pembakar Lahan di Palangkaraya Ilegal
faturahman
Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Palangkaraya, Nuh Gufron Achmad.faturahman.jpg
TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Perda No 3/2007 tentang pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan Lahan Kalteng ternyata tidak digubris oleh masyarakat Kota Palangkaraya.

Buktinya, hingga hari ini, Senin (15/8/2011) kebakaran hutan dan lahan di Palangkaraya dan sekitarnya makin marak. Bahkan, para pembakar lahan tersebut, tidak satu pun yang mengtongi izin dari RT, lurah, camat terlebih  kepala daerah.

Kepala Badan Lingkungan Hidup Kota Palangkaraya, Nuh Gufron Achmad, Senin (15/8/2011) mengakui, selama ini tidak satu pun pembukaan lahan dengan cara membakar yang dilakukan peladang berpindah dan pemilik lahan di Palangkaraya yang mengantongi izin.

Padahal, sesuai aturan selama musim kemarau seperti sekarang, setiap pembukaan lahan dengan cara membakar harus mengantongi izin dari RT hingga Kepala Daerah jika disesuikan dengan luas lahan yang ingin dibersihkan dengan cara membakar.

"saya bisa memastikan semua pembukaan lahan dengan cara membakar yang terjadi sekarang sama sekali tidak ada izin dari pejabat berwenang," katanya.

(faturahman/tribunkalteng)

Ikuti kami di
Penulis: Fathurahman
Editor: Didik Trio
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help